Prinsip Kerja Fiber Optic
🔹 1. Pengiriman Data Menggunakan Cahaya
Informasi (data) dikonversi oleh perangkat transmitter menjadi sinyal cahaya menggunakan:
-
Laser diode (untuk single-mode)
-
LED (untuk multi-mode)
Sinyal cahaya ini kemudian dikirim melalui inti (core) fiber optic.
🔹 2. Total Internal Reflection (Pantulan Dalam Total)
Cahaya dapat berjalan jauh di dalam serat kaca karena terjadi pemantulan total antara:
-
Core → inti yang membawa cahaya
-
Cladding → lapisan luar dengan indeks refraksi lebih rendah
Karena perbedaan indeks ini, cahaya dipaksa memantul terus-menerus tanpa keluar dari serat.
📌 Inilah kunci mengapa fiber optic sangat sedikit mengalami gangguan dan mampu menjangkau jarak jauh.
🔹 3. Penerimaan Sinyal Cahaya
Di ujung kabel, perangkat receiver mengubah sinyal cahaya kembali menjadi sinyal listrik/data yang dapat dibaca komputer, router, atau perangkat jaringan lainnya.
2️⃣ Struktur Dasar Kabel Fiber Optic
Fiber optic terdiri dari beberapa lapisan:
-
Core – Serat kaca tipis tempat cahaya berjalan.
-
Cladding – Lapisan pembungkus yang memantulkan cahaya.
-
Coating – Pelindung plastik untuk melindungi serat.
-
Strength Member – Kekuatan mekanik (biasanya Kevlar).
-
Outer Jacket – Pelindung luar terhadap cuaca, tekanan, atau tikus.
3️⃣ Jenis Teknologi Fiber Optic
🌐 A. Berdasarkan Mode Transmisi
1. Single-Mode Fiber (SMF)
-
Menggunakan satu jalur cahaya.
-
Cocok untuk jarak jauh (hingga puluhan km).
-
Frekuensi/ bandwidth sangat tinggi.
2. Multi-Mode Fiber (MMF)
-
Banyak jalur cahaya.
-
Cocok untuk jarak pendek (≤ 500 m).
-
Banyak dipakai di gedung dan data center.
🌐 B. Teknologi Standar dalam Fiber Optic
🔹 1. Wavelength Division Multiplexing (WDM)
Mengirim banyak sinyal cahaya dengan panjang gelombang berbeda dalam satu serat.
Ada beberapa variasi:
-
CWDM (Coarse): kapasitas sedang, murah.
-
DWDM (Dense): kapasitas tinggi, untuk backbone ISP.
🔹 2. GPON / XG-PON / XGS-PON / 10G-PON
Teknologi untuk jaringan fiber ke rumah (FTTH):
-
GPON: 2.5 Gbps downstream
-
XG-PON: 10 Gbps
-
XGS-PON: 10 Gbps simetris
-
NG-PON2: lebih cepat & multi-wavelength
Ini yang digunakan oleh ISP seperti Indihome, Biznet, First Media Fiber, dsb.
🔹 3. OTDR (Optical Time Domain Reflectometer)
Alat penguji fiber untuk:
-
mendeteksi kerusakan
-
mengukur jarak loss
-
memastikan kualitas instalasi
🔹 4. Optical Amplifier (EDFA)
Memperkuat sinyal cahaya tanpa mengubahnya ke listrik—biasanya dipakai di jalur bawah laut atau backbone.
4️⃣ Keunggulan Teknologi Fiber Optic
✔ Kecepatan sangat tinggi
✔ Jarak transmisi jauh
✔ Tahan interferensi listrik
✔ Kapasitas bandwidth besar
✔ Cocok untuk masa depan (future-proof)
5️⃣ Contoh Penerapan Fiber Optic
-
Jaringan internet rumah (FTTH)
-
Backbone antar kota/negara
-
Kabel bawah laut
-
Data center dan cloud
-
Sistem CCTV modern
-
Telekomunikasi seluler (fiber backhaul 4G/5G)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar