Minggu, 18 Oktober 2026

Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan oleh Pemula

Panduan Lengkap Linux Command Line ~ Pink Kiyowo Edition πŸ’•
🐧

Linux Command Line Pink Kiyowo Edition πŸ’•

🌸 Beginner πŸŽ€ Intermediate πŸ‘‘ Advanced 🌐 Sysadmin & Networking

Perintah Dasar Linux hingga Advanced: Panduan Lengkap Command Line πŸ’–

Pelajari Linux command line dari navigasi direktori, manajemen file, administrasi sistem, jaringan, keamanan, hingga otomatisasi pekerjaan. Dilengkapi fungsi, sintaks, dan contoh yang bisa langsung dipraktikkan di simulator.

🏷️ Kategori: Linux & Networking • ⏱️ Waktu Baca: ~15–20 Menit • πŸ“š Total Materi: 15 Bab Pembahasan
siswa@pink-linux-server:~ πŸ’•
Bash Simulator v2.0 (Kiyowo Mode)
Welcome to Pink Linux Terminal Simulator! πŸ’•
Ketik help untuk melihat daftar perintah yang didukung atau klik tombol "Coba di Terminal" pada materi di bawah.
siswa@linux:~$
01

Mengenal Command Line Linux πŸŽ€

Terminal adalah aplikasi antarmuka tempat kita menginputkan perintah, sedangkan Shell (seperti Bash atau Zsh) adalah program penerjemah yang mengeksekusi perintah tersebut.

Anatomi & Struktur Perintah
command [options] [arguments]

Contoh: ls -lah /var/log → ls (perintah), -lah (opsi terperinci, hidden, human-readable), /var/log (target argumen).

πŸ”€ Case Sensitive

Linux membedakan huruf besar & kecil (File.txt ≠ file.txt).

⌨️ Auto Complete

Gunakan tombol Tab untuk otomatis melengkapi perintah atau path.

⬆️ History

Gunakan panah atas/bawah untuk memanggil kembali perintah sebelumnya.

πŸ“‚ Pemisah Path

Gunakan garis miring / sebagai pemisah direktori di Linux.

02

Perintah Dasar & Navigasi Direktori 🌸

03

Manajemen File & Direktori πŸ“‚

04

Membaca & Mengolah Teks πŸ“

05

User, Permission & Keamanan πŸ”

πŸ’‘ Matriks Nilai Permission Numerik Linux

Nilai Hak Akses Simbol Penjelasan
4Readr--Membaca isi file
2Write-w-Menulis/mengubah file
1Execute--xMenjalankan file/script
7Read, Write, ExecrwxHak akses penuh (4+2+1)
6Read & Writerw-Membaca dan menulis (4+2)
5Read & Execr-xMembaca dan eksekusi (4+1)
06

Package Manager & Instalasi Aplikasi πŸ“¦

07

Proses & Monitoring Sistem πŸ“Š

08

Jaringan & Konektivitas Network 🌐

09

Disk, Filesystem & Kompresi Arsip πŸ’Ύ

10

Service, Log & Troubleshooting (Systemd) πŸ› ️

11

SSH, Transfer File & Remote Server πŸš€

12

Perintah Advanced & Otomatisasi ✨

13

Operator Shell & Pipeline Combinations ⛓️

14

Tips Belajar & Perintah Berisiko Tinggi ⚠️

Beberapa perintah di Linux memiliki daya rusak fatal jika tidak berhati-hati. Selalu periksa kembali argumen dan path sebelum menekan Enter!

Perintah Tingkat Risiko Dampak Potensial Praktik Aman
rm -rf / EXTREME Menghapus seluruh file dan sistem operasi tanpa konfirmasi. Jangan pernah jalankan! Gunakan path spesifik & folder latihan.
chmod -R 777 / HIGH Membuka semua izin file untuk siapa saja (kerentanan keamanan fatal). Batasi izin minimum yang dibutuhkan (misal 755 atau 644).
mkfs.ext4 /dev/sda HIGH Format total drive & menghancurkan semua data partisi. Verifikasi ulang nama disk menggunakan lsblk sebelum format.
dd if=/dev/zero of=/dev/sda HIGH Menimpa sektor disk dengan nilai nol (data terhapus permanen). Periksa parameter if dan of secara sangat teliti.
πŸŒΈπŸ’•✨

Network Tool Hub ~ Linux Command Line Guide

Dibuat khusus untuk mendukung pembelajaran Teknik Jaringan Komputer & Telekomunikasi (TJKT), Sysadmin, dan Pengembang Sistem Linux. Simpan halaman ini sebagai panduan cepat saat berlatih di terminal!

© 2026 Pink Kiyowo Linux Hub • Designed with πŸ’• for Learning Linux
✨ Perintah berhasil disalin!

Minggu, 20 September 2026

jobsheet 1104 Manajemen User dan Group 910 Deswita Nurul Anggereni

                                                                        JOB SHEET

SMK TUNAS HARAPAN PATI


Program KeahlianMata PelajaranKode Mata Pelajaran
Teknik Komputer dan JaringanAdministrasi Sistem Jaringan20.03/JK/2627
Tingkat / KelasMata PelajaranKode Mata Pelajaran
XII TKJ 1 Menguji hasil instalasi Sistem
Operasi Jaringan
6 x 45 Menit


Materi PokokTanggal Praktikum
Manajemen User dan Groupsenin, 21 september 2026
Nama SiswaScore Siswa
(Diisi oleh Guru)
Deswita Nurul Anggereni


I. TUJUAN
1. Siswa mengenal Sistem Operasi Jaringan Berbasis CLI
2. Siswa mengenal Manajemen User dan Group
3. Siswa mampu membuat User dan Group

II. ALAT DAN BAHAN
1. LCD Proyektor
2. PC atau Laptop yang telah terinstal Windows 7, Windows 8 atau Windows 10
3. Panduan Manajemen User dan Group

III. KESELAMATAN KERJA
1. Menghidupkan PC atau Laptop sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan
2. Mengatur kabel power serapi mungkin
3. Menggunakan kaca mata pelindung radiasi
4. Menggunakan screen monitor untuk keamanan data
5. Membackup data data penting ke memori eksternal
6. Mematikan komputer sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan

IV. LANGKAH KERJA
1 Selesai menginstal Debian, keluar tampilan debian123 login

 

2 Masuk root dengan mengetikkan root pada debian123 login, dan passwordnya.
3. Setelah masuk sebagai root, ketikkan clear. Level administrasi tertinggi ada pada akun utama sebagai super user, yaitu root. 

 


4. Root memiliki kemampuan untuk membuat user baru, ataupun menghapus user yang sudah ada. 
5. Ketik adduser <nama_pengguna>, maka akan membuat user baru dengan nama yang sudah dimasukkan. Setelah nama pengguna dimasukkan, maka diminta untuk memasukkan kata sandi untuk pengguna tersebut, dan informasi yang berkaitan dengannya.
6.  Ketikkan logout untuk keluar dari sesi root.

7. Lalu masuk sebagai pengguna yang baru saja dibuat, dalam kasus ini nama penggunanya adalah tekaje dengan kata sandi tkj.

8. Sekarang, coba logout dan masuk lagi sebagai root. Ketikkan perintah berikut, Keluar dari tekaje, masuk lagi menjadi root, dan menggunakan perintah userdel –r <tekaje> untuk menghapus semua data di direktori /home pengguna dan juga pengguna tersebut.

 


9. Buat dua buah group yaitu jawatengah dan jawabarat, dan buat empat user baru yaitu pati, rembang, bandung dan subang seperti yang terlihat pada contoh berikut ini :





10. Pada kasus ini, pati dan rembang dipindahkan ke dalam jawatengah sedangkan bandung dan subang dipindahkan ke dalam jawabarat.


11. ketikan ls /, untuk menampilkan daftar direktori dan file yang ada di root directory

12. Ketikkan cd /home lalu ketik ls -l untuk masuk dan menampilkan daftar direktori dan file yang ada di home directory.


V. PERTANYAAN

1 Apa saja yang harus dicentang pada saat instalasi Debian, agar Debian digunakan dalam Sistem Operasi CLI ?
2 Apa kepanjangan dari CLI ?
3 Sebutkan perintah untuk masuk ke dalam super user (root) !
4 Tuliskan perintah membuat user baru yang diberi nama planet !
5 Tuliskan perintah menghapus user yang bernama planet !
6 Tuliskan perintah membuat group yang diberi nama tatasurya !
7 Tuliskan perintah memasukkan mars ke group planet !
8 Tuliskan perintah untuk membuat file kosong yang diberi nama pluto !
9 Tuliskan perintah untuk menampilkan daftar direktori dan file yang ada di root directory.
10 Tuliskan perintah untuk menampilkan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori !


VI. JAWABAN PERTANYAAN
1.Pada tahap pemilihan perangkat lunak (software selection), pastikan Anda tidak mencentang pilihan Debian desktop environment (seperti GNOME, XFCE, atau KDE). Cukup pastikan Standard system utilities dan SSH server (opsional) yang dicentang agar sistem terinstal dalam bentuk mode teks (CLI) murni tanpa antarmuka grafis.
2.Command Line Interface.
3.su atau sudo -i
4.adduser planet (atau useradd planet)
5.deluser planet (atau userdel planet)
6.addgroup tatasurya (atau groupadd tatasurya)
7.usermod -aG planet mars
8.touch pluto
9.ls /
10.ls (atau ls [nama_direktori] jika ingin melihat isi direktori tertentu).




 

Minggu, 06 September 2026

Administrasi File Linux Debian


Administrasi File

Setelah mempelajari Administrasi User dengan perintah perintah :
1. Login root
2. Clear
3. Adduser
4. Logout
5. Login user
6. Userdel -r
7. Groupadd
8. Groupdel
9. Usermod

Kita lanjutkan dengan mempelajari Administrasi File di dalam Linux Debian.

Linux tidak memiliki sistem drive seperti Windows. Hanya ada direktori-direktori, setiap user memiliki directory user sendiri-sendiri. Ada satu direktori akar, yaitu root directory, yang bisa diakses dengan menggunakan / slash.

1. Perintah ls /
Coba ketikkan ls /, untuk menampilkan daftar direktori dan file yang ada di root directory.

Perintah ls <nama_direktori> digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori.


2. Perintah cd /usr
Sekarang, gunakan perintah cd /usr, untuk mengganti direktori yang aktif menjadi direktori /usr.

Sekarang tanda ~ tilde berubah menjadi nama direktori yang sedang aktif.

3. Perintah mkdir <nama_directory>
Untuk membuat sebuah directory, gunakan perintah mkdir <nama_directory>.

Untuk melihat apakah directory tersebut sudah terbuat, gunakan ls. Apabila perintah ls digunakan tanpa memberikan nama direktori, maka ls akan mendaftar semua isi direktori yang sedang aktif sekarang (yaitu /usr).
File dan direktori di Linux mempunyai aturan penggunaan, tidak sembarang user bisa mengakses semua file. Root bisa mengakses semua file yang ada, root juga bisa memberikan hak akses kepada user untuk mengakses file tertentu.
Buat sebuah user dengan nama bintang, lalu logout dan masuk user bintang.

4. Perintah touch <nama_file>.
Untuk membuat sebuah file kosong, gunakan perintah touch <nama_file>.
Lalu, masuk kembali ke dalam direktori /usr. Ketikkan ls –l, untuk menampilkan isi direktori beserta attribut-attributnya,


5. Mengubah Hak Akses
Directory root yang baru saja kita buat dimiliki oleh user bernama root. Di kolom pertama, ada penjelasan tentang hak akses dari file atau direktori tersebut.

Terdiri dari 10 karakter,
1. Huruf d apabila direktori, - apabila file.
2. Hak akses untuk pemilik file,
  • r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
  • w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
  • x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak mengeksekusi.
3. Hak akses untuk group pemilik file,
  • r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
  • w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
  • x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak mengeksekusi.
4. Hak akses untuk selain pemilik dan group pemilik,
  • r – Membaca atau – untuk menghilangkan hak membaca
  • w – Menulis atau – untuk menghilangkan hak menulis
  • x – Mengeksekusi atau – untuk menghilangkan hak mengeksekusi.

===============================
Suplemen



Administrasi User Linux Debian


Sebelumnya server Debian diinstalisasi  tanpa grafik. Oleh karena itu, hanya akan ada tampilan command line (CLI). 

Bagi pengguna Windows mungkin tidak terbiasa menggunakan tampilan command line. Kecuali yang sudah terbiasa menggunakan DOS yang juga berbasis CLI. Pengguna DOS tentu tidak asing dengan perintah perintah Debian CLI berikut ini.

Bagi pengguna Windows yang belum pernah bekerja dengan DOS, dengan sedikit latihan akan terbiasa menggunakan perintah perintah berbasis CLI.

Setelah instalasi, maka Debian akan berjalan sendiri. Tampilan pertama meminta kita untuk masuk ke dalam sistem. 

Sebelumnya kita telah membuat 2 akun dalam Debian ketika melakukan instalasi, yaitu :
1. Akun utama (root), dan 
2. Akun dengan nama depan tadi.

Administrasi User

1. Selesai menginstal Debian, keluar tampilan debian123 login


2. Masuk root dengan mengetikkan root pada debian123 login, dan  passwordnya


3. Setelah masuk sebagai root, ketikkan clear.

Level administrasi tertinggi ada pada akun utama sebagai  super user, yaitu root. Root memiliki kemampuan untuk membuat user baru, ataupun menghapus user yang sudah ada.

4. Perintah adduser  
Perintah  adduser  digunakan untuk menambahkan user baru. Caranya dengan mengetik  adduser <nama_pengguna>, maka akan membuat user baru dengan nama yang sudah dimasukkan.
Setelah nama pengguna dimasukkan, maka diminta untuk memasukkan kata sandi untuk pengguna tersebut, dan informasi yang berkaitan dengannya.

5. Perintah logout
Ketikkan  logout  untuk keluar dari sesi root. 


6. Masuk sebagai Pengguna yang Baru  
Lalu masuk sebagai pengguna yang baru saja  dibuat, dalam kasus ini nama  penggunanya adalah bill dengan kata sandi gates.


Apakah terlihat perbedaan sebelumnya? Iya, perbedaanya terletak pada bagian prompt dari command line. Sebelumnya, saat kita masuk sebagai  root, prompt dari command line berbentuk 
Namun saat kita sudah berganti user, dan masuk sebagai bill, maka prompt dari command line berbentuk
Tanda  ~  atau tilde, menunjukkan posisi direktori yang sedang aktif. Dalam kasus ini bill tidak aktif di direktori manapun.

7. Perintah userdel -r
 Sekarang, coba logout dan masuk lagi sebagai root. Ketikkan perintah berikut,

Keluar dari bill, masuk lagi menjadi root, dan menggunakan  perintah userdel  –r <nama_pengguna>  untuk menghapus semua data di direktori /home pengguna dan juga pengguna tersebut.

8. Perintah groupadd dan groupdel
Beberapa user yang memiliki hak akses yang sama, bisa dimasukkan kedalam sebuah group. Group sangat berfungsi sehingga  kita tidak perlu membatasi hak akses terhadap user satu per satu.
Untuk membuat group, ketikkan perintah berikut.


Perintah groupadd <nama_group> digunakan untuk membuat group, sedangkan  groupdel <nama_group>  digunakan untuk menghapus group yang ada.
Buat dua buah group yaitu jawatengah dan jawabarat, dan buat empat user baru yaitu pati, rembang, bandung dan subang seperti yang terlihat pada contoh berikut ini :






9. Perintah usermod –g <nama_group> <nama_user>
Setelah itu, gunakan perintah

Perintah di atas digunakan untuk memindahkan user ke suatu group. Pada kasus ini, pati dan rembang dipindahkan ke dalam jawatengah sedangkan bandung dan subang dipindahkan ke dalam jawabarat.



10. Perintah  ls /

Linux tidak memiliki sistem drive seperti Windows. Hanya ada direktori-direktori, setiap user memiliki directory user sendiri-sendiri. Ada satu direktori akar, yaitu root directory, yang bisa diakses dengan menggunakan / slash.
Coba ketikkan ls /, untuk menampilkan daftar direktori dan file yang ada di root directory.


Perintah  ls <nama_direktori>  digunakan untuk menampilkan isi dari sebuah direktori. 

11. Perintah cd /usr
Sekarang, gunakan perintah  cd /usr, untuk mengganti direktori yang aktif menjadi direktori /usr.

Sekarang tanda ~ tilde berubah menjadi nama direktori yang sedang aktif. 

12. Perintah mkdir <nama_directory>
Untuk membuat sebuah directory, gunakan perintah  mkdir <nama_directory>.

Untuk melihat apakah directory tersebut sudah terbuat, gunakan  ls. Apabila perintah  ls  digunakan tanpa memberikan nama direktori, maka ls  akan mendaftar semua isi direktori yang sedang aktif sekarang (yaitu /usr).
File dan direktori di Linux mempunyai aturan penggunaan, tidak sembarang user bisa mengakses semua file. Root bisa mengakses semua file yang ada, root juga bisa memberikan hak akses kepada user untuk mengakses file tertentu.
Buat sebuah user dengan nama bintang, lalu logout dan masuk user bintang.

Untuk membuat sebuah file kosong, gunakan perintah touch <nama_file>. 
Lalu, masuk kembali ke dalam direktori /usr. Ketikkan  ls  –l, untuk menampilkan isi direktori beserta attribut-attributnya, 


Suplemen
1. Membuat User dan Grup dalam Debian 10
3. File Hirarki pada Linux

Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan oleh Pemula

Panduan Lengkap Linux Command Line ~ Pink Kiyowo Edition πŸ’• 🐧 ...