Minggu, 01 November 2026

Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan oleh Pemula

MATERI PEMBELAJARAN TJKT

Belajar Perintah Dasar Linux

Kenali berbagai perintah Linux untuk mengelola file, direktori, jaringan, dan sistem operasi melalui terminal. Belajar Linux menjadi lebih mudah dan menyenangkan!

Ilustrasi Linux Commands
Gambar 1. Ilustrasi 256 NG Linux Commands

01. Pengenalan Linux

Mengenal sistem operasi Linux dan command line.

💗 Apa Itu Linux?

Linux merupakan sistem operasi open source yang dapat digunakan secara bebas dan dikembangkan oleh banyak orang. Linux banyak digunakan pada komputer, server, perangkat jaringan, hingga sistem teknologi lainnya.

Salah satu cara untuk mengoperasikan Linux adalah melalui terminal atau command line. Melalui terminal, pengguna dapat memberikan perintah kepada sistem untuk melakukan berbagai pekerjaan.

Contohnya yaitu membuat folder, menghapus file, menginstal aplikasi, mengatur hak akses, memeriksa jaringan, dan mengelola layanan server.

02. Mengenal Command Line

Memahami cara kerja terminal Linux.

💻 Apa Itu Command Line?

Command line adalah antarmuka berbasis teks yang digunakan untuk memberikan instruksi kepada komputer dengan mengetikkan perintah tertentu.

Di Linux, command line biasanya dijalankan melalui aplikasi Terminal. Setiap perintah memiliki fungsi dan aturan penulisan yang berbeda.

03. Kelebihan Linux

Beberapa alasan Linux banyak digunakan.

🔓

Open Source

Kode sumber dapat dipelajari dan dikembangkan secara terbuka.

🛡️

Keamanan

Memiliki sistem permission untuk mengatur hak akses pengguna.

⚙️

Fleksibel

Dapat digunakan untuk komputer pribadi hingga server.

04. Daftar Perintah Dasar Linux

Berikut adalah 27 perintah Linux yang sering digunakan oleh pemula dalam aktivitas sehari-hari.

Nama Perintah Fungsi
sudo suMasuk sebagai superuser atau administrator.
cdBerpindah ke direktori home.
cd ..Berpindah ke direktori induk (parent).
cd -Kembali ke direktori sebelumnya.
cd datakuMasuk ke direktori bernama dataku.
cp fileA fileBMenyalin fileA menjadi fileB.
lsMenampilkan isi direktori.
ls -lMenampilkan daftar file beserta ukuran, waktu perubahan, pemilik, dan hak akses.
mkdir gambarMembuat direktori baru bernama gambar.
mv source destMemindahkan file ke lokasi tujuan.
pwdMenampilkan lokasi direktori saat ini.
rm -f fileMenghapus file tanpa meminta konfirmasi.
rm -rf dirMenghapus direktori beserta isinya tanpa meminta konfirmasi.
rm fileMenghapus file.
mv nama_lama nama_baruMengganti nama file atau direktori.
tar xzf file.tar.gzMengekstrak arsip tar.gz.
dpkg -i package.debMemasang paket aplikasi dari file .deb.
ping hostMenguji konektivitas jaringan ke host.
wget fileMengunduh file dari internet.
clearMembersihkan tampilan terminal.
chmodMengubah permission atau hak akses file/folder.
chownMengubah kepemilikan file atau folder.
touchMembuat file kosong atau memperbarui waktu file.
lessMenampilkan isi file teks per halaman.
echoMenampilkan tulisan ke terminal atau menuliskan teks ke file.
shutdown nowMematikan sistem operasi secara langsung.
topMemantau proses dan penggunaan memori serta sumber daya sistem.
exitKeluar dari terminal atau sesi shell.
💡 Catatan Penting

Beberapa perintah membutuhkan hak administrator menggunakan sudo. Pastikan kamu memahami fungsi perintah sebelum menjalankannya.

⚠ Perhatian!

Perintah rm -f dan rm -rf dapat menghapus data. Selalu periksa nama file dan folder sebelum menjalankan perintah tersebut.

05. Contoh Praktik Sederhana

Mencoba beberapa perintah Linux secara langsung.

📝 Praktik Membuat Folder dan File

Ikuti langkah berikut melalui terminal Linux:

1. mkdir latihan-linux

2. cd latihan-linux

3. touch catatan.txt

4. echo "Saya sedang belajar Linux" > catatan.txt

5. ls

6. cat catatan.txt
        

Penjelasan:

Pertama, membuat folder latihan-linux. Kemudian masuk ke folder tersebut dan membuat file catatan.txt. Setelah itu menuliskan teks ke dalam file dan menampilkan hasilnya.

06. Tips Belajar Linux

Cara belajar command line untuk pemula.

🌸 Tips Agar Mudah Memahami Linux

1. Mulai dari perintah sederhana
Pelajari perintah ls, cd, pwd, dan mkdir terlebih dahulu.

2. Sering melakukan praktik
Cobalah perintah melalui terminal agar lebih mudah memahami fungsinya.

3. Pahami setiap perintah
Jangan hanya menghafal, tetapi pelajari kegunaan dan cara kerjanya.

4. Berhati-hati saat menghapus file
Periksa kembali perintah sebelum menjalankannya.

5. Gunakan bantuan Linux
Gunakan perintah man atau --help untuk mengetahui informasi perintah.

07. Kesimpulan

💗 Terus Belajar dan Praktik!

Perintah dasar Linux merupakan pengetahuan penting bagi pemula yang ingin mempelajari sistem operasi Linux. Dengan memahami command line, pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas seperti mengelola file, membuat direktori, mengatur permission, dan memeriksa jaringan.

Oleh karena itu, mempelajari perintah Linux perlu dilakukan secara bertahap dan disertai praktik langsung agar lebih mudah dipahami dan diingat.

08. Sumber Referensi

Judul: Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan oleh Pemula

Website: Masrud.com

Kunjungi sumber artikel →

File Hirarki pada Linux


Saat pertama kali menggunakan linux terutama CLI (Command Line Interface) anda perlu memahami tentang perintah-perintah pada terminal, namun jika ingin mempelajari nya lebih lanjut ada baiknya anda harus mengetahui apa itu file hierarki pada linux. 

File Hierarki adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengorganisir file pada partisi harddisk sebagai media penyimpanan data. dengan begitu kita dapat menyimpan data, mengelompokkan, menyusun penyimpanan file sesuai keinginan kita.




Direktori /bin 
Direktori ini berisi perintah-perintah yang dibutuhkan oleh user, program disini dapat dijalankan meskipun tidak ada sistem file lain yang tidak dimount. /bin ini memiliki struktur file dibawah nya lagi
Direktori /boot/ 
Berisi Program & Data yang dibutuhkan saat melakukan Booting, jika pada file ini mengalami corrupt atau terhapus maka otomatis PC tidak akan booting Linux yang digunakan.
Direktori /dev/ 
Direktori tempat file device, jika anda ingin melakukan mounting maka file yang dilalui akan melaui Direktori /dev/ dan pada saat ingin meliat media tersebut berada di file /media/
Direktori /etc/ 
File yang berisi Konfigurasi Sistem, pada Direktori ini biasanya saat ingin mengInstall aplikasi tambahan seperti Bind9, DHCP3-Server, Squid, Mail dll maka Direktori yang dituju adalah /etc
Direktori /home 
Directory untuk setiap user yang terdaftar di dalam sistem. di dalam directory masing-masing user, dapat dibuat konfigurasi yang spesifik untuk user bersangkutan. jadi setiap user yang terdaftar secara otomatis akan dibuatkan di /home
Directory /lib 

Berisi pustaka bersama yang digunakan secara bersama-sama oleh satu pihak program atau lebih kadangkala satu file Library digunakan oleh beberapa aplikasi secara bersama. standar pustaka yang dibutuhkan dapat merujuk pada LSB.
Direktori /proc/ 

Yaitu file System untuk menjalankan Proses filesystem virtual dukumentasi kernel dan proces status seperti file text. 
Direktori /opt/ 

Berisi paket aplikasi tambahan yang diInstall kedalam System dan tambahan (add-on), biasanya berupa aplikasi biner/ propiertary. struktur diretorynya sama dengan struktur yang dibutuhkan oleh sistem. direktory ini untuk menampung provider-provider aplikasi, yang ingin menyertakan program binernya ke dalam sistem linux.
Direktori /mnt/ 

Direktori tempat pengaitan Sistem sementara, contoh jika ingin menggunakan CD Drive, maka masukan terlebih dahulu Kepingan CD kedalam CD-Room, lalu pada terminal lakukan mount dengan mengetikan perintah mount /dev/sr0
Direktori /media/ 

Yaitu saat anda memasang flashdisk ke Komputer anda, anda bisa menemukan Direktori flashdisk di /media/, karena Direktori berisi media yang bisa dibongkar pasang di Komputer
Direktori /sys/ 

Direktori yang berisi Informasi dengan Kernel, Device, Firmware, untuk memudahkan mengingat , Direktori ini dianggap kependekan dari System
Direktori /sbin/ 

Direktori yang berisi file-file biner yang esensinya untuk Sistem, dan mengendalikan System, file-file biner atau bisa dianggap aplikasi System ini dioperasikan secara tidak tepat bisa berpotensi merusak.
Kepanjangan dari sbin adalah “System Binary” file-file biner yang ada di /sbin ada fastboot, fasthalt, fdisk, fsck, fsck.*, getty, halt, iconfig, init, mkfs, mkfs.*, mkfswap, reboot, route, swapon, swaporf, update.
Direktori /usr/ 

Sebuah Sub-Hirarki dari root system disimpan kedalam /usr, didalam /usr/ tersimpan aplikasi dan utility yang spesifik dengan user, jika kita melihat dalam Direktori /usr/ maka akan menemukan Direktori lain yaitu /bin/, /games/, /bin/ dll, dan jika pengguna termasuk orang yang sering menambah Aplikasi lain diluar bawaan paket, ada baiknya partisi /usr/ diberikan partisi sendiri.
Direktori /tmp/ 

Merupakan file system yang menyimpang file sementara bedanya /var/tmp/ dengan /tmp/ yaitu /var/tmp/ saat reboot tidak akan dibersihkan oleh system
Direktori /usr/share/ 

Merupakan tempat menyimpan data-daya yang bisa dibagikan dan tidak terikat dengan platform.
Direktori /usr/src/ 

Tempat menyimpan souce code dari aplikasi
Direktori /usr/incude/ 

Direktori tempat tersimpannya file header dari Compiler C, file ini mendefinisikan struktur konstanta, dalam direktori ini juga terdapat header compiler C++
Direktori /usr/local/ 

Tempat tersimpannya Aplikasi yang terinstall dan file yang digunakan untuk local machine, pada jaringan besar /usr/ lokasi fisiknya terletak di Komputer berbeda dan dibagikan kedalam jaringan untuk di Mount ke dalam /usr/, pada jaringan local biasanya terdapat di /usr/local/, sebagai tambahan jika Aplikasi yang umum tersimpan kedalam /usr/bin/ maka aplikasi yang sifatnya tersimpan dalam /usr/local/bin/
Direktori /lost/found/ 

yaitu di Direktori ini tempat menyimpan file yang berhasil di recover saat system crash

Sekian mengenai file hirarki linux semoga bermanfaat keep on your distro free is freedom

Perintah Dasar Linux yang Sering Digunakan oleh Pemula

🐧 Linux Academy Home Materi Perintah Praktik Tips MATERI PEMBELA...